30 Apr

amiadmin - Thursday, 30 April 2020

Memulai Membangun Startup
"Startup"


Setiap orang pasti memiliki ide. Beberapa memiliki ide yang menarik dan beberapa lainnya memiliki ide yang biasa saja. Tetapi ide menarik tidak sama dengan membuat startup company yang sukses. Karenanya, bagaimana sih merealisasikan sebuah ide untuk menjalankan ide tersebut hingga menjadi sebuah startup company?

Perlu kerja keras, dedikasi tinggi, dana atau uang, hari-hari dengan jam tidur yang kurang dan beberapa kesalah untuk mendapatkan kesuksesan dalam membangun startup. Rata-rata sebanyak 71% Perusahaan mengalami kegagalan dalam kurun waktu 10 tahun. Ketika suatu perusahaan sudah berjalan, pertarungan akan dimulai dengan upaya untuk bertahan setiap tahunnya. Dengan pernyataan tersebut, mulailah membuat rancangan jangka panjang untuk memulai Startup.

Berikut 7 langkah yang dapat kamu terapkan untuk memulai startup sendiri.

Buatlah Business Plan

Memiliki ide memang dibutuhkan dalam membangun bisnis, tetapi hal penting lain yang perlu dipersiapkan ialah memerlukan rancangan bisnis. Dengan memiliki Business Plan, akan lebih mudah untuk melakukan prediksi dan pengaturan keuangan yang dibutuhkan. Tentunya business plan yang baik akan memberikan dampak yang signifikan. Lalu bagaimana membuat Business Plan yang baik?

Secara sederhana, business plan adalah deskripsi secara tertulis mengenai masa depan perusahaan. Berisikan rencana perusahaan dan apa saja yang akan dilakukan untuk memenuhi tujuan perusahaan tersebut. Biasanya deskripsi akan berisikan strategi yang akan dilakukan pada 3 sampai 5 tahun kedepan. Business Plan merupakan persiapan pertama yang perlu dilakukan dalam membangun startup. Karena business plan akan membantumu tetap dalam rencana.

 

Funding

Ketika memulai untuk menjalankan startup yang dibangun, tentunya modal yang memadai adalah kebutuhan utama. “There’s no magic number that applies to all business”. Maka dari itu, setiap perusahaan dengan industri yang berbeda, dengan situasi yang berbeda akan memiliki variasi modal yang berbeda. Maka dari itu buatlah perhitungan secara rinci sesuai dengan business plan yang sudah dibuat.

 

Berada dilingkungan yang sesuai

Ketika memulai Startup, tentunya akan memerlukan bantuan dari berbagai pihak. Lalu dari mana harus memulai mencari bantuan? Kebanyakan dari founders muda melakukan pencarian secara berlebih untuk memulai bisnisnya. Karena sudah menyadari akan membutuhkan manajer dan beberapa staff untuk membantu bisnis berjalan. Faktor kebutuhan perusahan harus dikedepankan, maka dari itu, kira-kira berapa jumlah awal yang kamu butuhkan?

Jawabannya kembali lagi dengan kebutuhan dan industri perusahaan. Cobalah telaah kebutuhan perusahaan sesuai dengan industri. Coba lihat apakah membutuhkan bantuan untuk area legal, akuntan, dan financial advisor. Lalu mulailah dengan kebutuhan kerjasama perusahaan, Kira-kira team seperti apa yang akan dibutuhkan? Selain itu mulailah melihat kebutuhan tim untuk jalannya perusahaanmu.

Sebelum melakukan rekrutmen, pastikan pengeluaran perusahaan beserta dengan asuransinya sesuai dengan kemampuan perusahaanmu. Buatlah struktur organisasi dan mulailah melakukan rekrutmen.

 

Tentukan Lokasi dan buatlah Website

Perusahaan Startup membutuhkan alamat secara fisik dan juga halaman secara online. Mulailah mencari tempat, bisa berupa area kantor atau sekedar menyewa tempat. Setidaknya memiliki properti untuk perusahaan. Hal ini juga perlu masukan dalam strategi perusahaan, perencanaan untuk perusahaan agar memiliki tempat sendiri. Properti juga merupakan investasi jangka panjang untuk perusahaanmu.

Selain alamat fisik, website juga diperlukan. Jangan menunggu sampai bisnis benar-benar berjalan lalu meluncurkan website. Pemasaran atau promosi untuk perusahaan sendiri tidak pernah menjadi kegiatan yang terlalu cepat. Dengan website yang baik, khalayak dapat mencari tahu perusahaan dengan lebih mudah secara menyeluruh. Selain itu, eksistensi perusahaanmu akan terbagun.

Jika website sudah dapat berjalan dengan baik, mulailah masuk ke beberapa platform lain. Seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan media social lainnya. Memanfaatkan Platform media sosial ini untuk melakukan pendekatan kepada calon konsumen.

 

Marketing Expert

Kalau kamu merasa belum menguasai strategi marketing, hal ini perlu untuk dikuasai. Suatu perusahaan mungkin saja memiliki produk atau jasa terbaik tetapi hal ini tidak akan berhasil jika tidak ada yang mengetahui seberapa bagusnya suatu produk atau jasa. Mulailah mengenal Teknik marketing seperti content marketing, email marketing, social media marketing, search engine optimization, pay per click advertising dan lain sebagainya.

Jika founders merasa terjebak dengan pemikiran “old-school” dan tidak bisa beradaptasi dengan tren terkini, terlebih lagi butuh menjalankan pertumbuhan startup, tidak ada salahnya untuk merekrut marketing director atau bahkan membuat tim marketing. Hal ini kembali lagi kepada kebutuhan perusahaan.

Buatlah anggaran khusus untuk marketing. Kegiatan pemasaran ini tentunya membutuhkan modal. Lakukan rincian pada setiap kegiatan campaign yang akan dilaksanakan selain itu evaluasi juga setiap feedback yang didapatkan.

 

Build a Customer Base

Ketika sudah memiliki website dan memiliki eksistensi dalam ranah online. Mulailah buat transaksi dengan konsumen. Hal ini akan menjadi suatu tantangan baru. Akan ada usaha tambahan yang harus dilakukan untuk membuat konsumen terus berkunjung ke platform yang sudah ada dan melakukan transaksi. Tetapi dengan begitu perusahaan membangun hubungannya dengan konsumen.

Kuncinya ada pada customer service yang baik. Tentunya jika konsumen senang, akan mudah untuk mereka kembali datang ke platform. Dengan begitu konsumen loyal bisa didapatkan.

 

Bersiaplah untuk segala kemungkinan

“Expect the unexpected”. Membangun Startup bukanlah hal yang mudah. Perlu mempersiapkan ratusan rencana berbeda selama perjalanan bisnis. Tetapi jangan sampai hal ini menjadi penghalang. Segala kesulitan yang akan hadapi tentunya akan membantu untuk membangun startup.

Kesalahan-kesalahan akan terjadi, beberapa hal akan berada diluar kendali. Karyawan akan datang dan pergi. Bertemu beberapa pilihan sulit dan itu semua merupakan hal yang wajar. Salah satu bagian dari entrepreneurship adalah belajar dari kesalahanmu sendiri. Penting untuk mengetahui kesalahan sendiri, membayar pajak dan membayar segala kebutuhan. Semakin sering menghadapi hal-hal ini, akan semakin mudah untuk melampaui segala rintangan untuk kedepannya.


Memanfaatkan waktu luang kali ini untuk mempersiapkan ide-ide menjadi terealisasikan. Semoga tips diatas bisa membantu dan memudahkan. #StaySmart dan tetap #dirumahaja yaa



Artikel ini disadur dari:

https://neilpatel.com/blog/get-startup-off-ground/ 



All Category